Breaking

Jumat, 25 Oktober 2019

Oktober 25, 2019

Mengapa jadi blogger ?


Informasi yaitu suatu pesan ucapan kata dari orang lain melalui komunikasi langsung maupun tidak langsung yang mempunyai makna dan manfaat yang di kumpulkan melalui beberapa serangkaian suatu proses yang tidak terlalu panjang yang sehingga cepat di sebarkan dari orang yang satu ke orang yang lain.

Sebuah informasi sangat penting bagi kehidupan manusia, karna tanpa ada nya sebuah informasi tidak akan tahu informasi yang ada disebuah lingkungan sekitar atau linkungan yang lainnya.

Jenis pencarian yang umum dilakukan kedua adalah informational keyword intent. Tujuan orang melakukan hal ini adalah untuk mencari informasi. Apakah itu informasi terkait brand ataupun tidak terkait sama sekali. Contohnya adalah pencarian seperti: “bagaimana cara (how-to)”, “tips dan trik”, dan lainnya.

Menulis sebagai media memberikan informasi atau keterangan kepada pembaca. Pada era sosial media saat ini, kebebasan informasi sangat terbuka lebar, setiap informasi dapat dinikmati semua kalangan tanpa terkecuali. Semua manusia pasti membutuhkan sebuah informasi agar mengetahui keadaan-keadaan dilingkungan masyarakat.

Kemajuan teknologi membuat kita semakin banyak informasi, dengan banyaknya informasi itu pula muncul rasa untuk berbagi informasi.

Di tanya alasan mengapa? itu adalah jawaban mengapa saya bergabung dengan komunitas blogger kota pontianak. Lebih lagi karena latar belakang saya di dunia IT yang sekarang ini mendalami dunia programing sehingga banyak informasi yang saya punya untuk berbagi pengetahuan yang saya punya ke khalayak umum.

Pengetahuan saya di bidang ini belum lah banyak tapi karena di dasari niat untuk berbagi informasi, maka dari situ lah semangat untuk berbagi itu menguat. Karena seseorang filsuf asal jerman pernah berkata: "orang kaya bukanlah yang banyak punya harta, melainkan yang banyak memberi kepada sesama".



SELAMAT HARI BLOGGER NASIONAL 27 OKTOBER 2019







Jumat, 13 April 2018

April 13, 2018

Apa itu Bangsa “Sumbu Pendek” ?

Indonesia gampang diprovokasi! Kasus pembakaran pria di Bekasi membuka mata kita semua betapa bahayanya provokasi. Provokasi bisa merugikan banyak pihak


A.    Apa Itu Provokasi

Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) Provokasi adalah sebuah perbuatan untuk membangkitkan kemarahan,tindakan menghasut dan pancingan yang akan mengundang pertumpahan darah.
Nah, orang yang melakukan aksi provokasi biasanya disebut provokator. Sebagai warga negara yang baik, harusnya kita bisa pintar terutama menghindari aksi provokasi dalam segala hal.

B.     Kenapa Kita Disebut Bangsa Sumbu Pendek?

Istilah sumbu pendek muncul saat Pilkada DKI 2017 lalu. Masih inget kan? Nah, sebenarnya istilah ini adalah sebuah cap atau bentuk mendiskreditkan seseorang.
Indonesia adalah bangsa sumbu pendek. Rata-rata, masyarakatnya percaya dengan hasutan-hasutan dan segala bentuk provokasi. Seperti halnya waktu era Pilkada DKI 2017 dulu. Warga gampang sekali terprovokasi dengan berbagai isu-isu yang dimainkan dalam dunia politik.
Gak sedikit benturan terjadi, salah satunya adalah benturan SARA. Sekarang aksi provokasi juga berhasil merenggut nyawa. Seorang pria dibakar massa lantaran dituding mencuri. Namun mau dikata apa, nasi sudah menjadi bubur.
Pria tersebut pun akhirnya tewas mengenaskan. Kejadian ini terjadi di Bekasi. Kita lihat betapa mudahnya kita diprovokasi. Sebagai orang yang berpendidikan dan berkepala dingin, seharusnya kita bisa menolak apapun bentuk provokasi. Provokasi membuat seseorang jadi mudah menghakimi dan lupa jika negara ini masih memiliki hukum.

C.      Provokasi Warisan Kolonial Belanda

Bicara provokasi sebenarnya bukanlah hal yang baru lagi. Soalnya, di zaman penjajahan Belanda teknik ini (adu domba= provokasi) kerap digunakan penjajah untuk memecah belah kesatuan warga pribumi.
Bentuk provokasi banyak sekali. Mulai dari ucapan-ucapan yang bernada hasutan, sampai sekarang era digital yaitu penyebaran konten hoax yang berisikan kebencian.
Dan memang karakter manusia yang ingin selalu dihargai eksistensinya oleh orang lain di sekitarnya adalah faktor yang sangat berpengaruh terhadap naiknya emosi atau amarah akibat lontaran kata-kata yang berbau provokatif. jadi intinya, dari jaman dahulu hasutan atau provokasi ini sudah menjadi sebuah teknik yang ampuh untuk memecah belah persatuan.">

Selasa, 20 Februari 2018

Februari 20, 2018

Penyebab Internet Indonesia Lambat

Trafik data seluler di Indonesia terus mencatat pertumbuhan, tetapi tak semua pelanggan menikmati akses internet berkecepatan tinggi.

Data dari lembaga Internet.org, misalnya, menunjukkan bahwa 75 persen pengguna data seluler Tanah Air masih harus mengandalkan jaringan 2G GSM/EDGE yang kecepatannya jauh tertinggal dari jaringan 3G, apalagi 4G.

Indonesia harus punya strategi khusus agar internetnya lebih baik. Salah satu strategi yang diusulkannya adalah penyedia konten online di Indonesia harus bisa menekan penggunaan data seluler untuk semaksimal mungkin memanfaatkan bandwidth yang tersedia untuk mobile.

Fokus sekarang adalah persoalan ekonomi dan efisiensi data. Contohnya saja, ukuran file aplikasi Facebook di Android telah menyusut 50 persen sehingga menghemat bandwidth.

Facebook bersama Internet.org berusaha mendorong efisiensi penggunan data seluler di Indonesia. Caranya dengan mengoptimalkan jaringan dan membuat aplikasi yang mampu menggunakan bandwidth internet dengan lebih hemat.

Pada akhirnya, koneksi internet ini amat penting, bukan hanya untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, melainkan juga bagi iklim budaya dan inovasi di seluruh dunia.

Efisiensi bandwidth bisa jadi hanya salah satu faktor penyebab lambatnya akses internet di Indonesia. Pemerataan infrastruktur, regulasi, dan dukungan pemerintah juga disebut sebagai biang keladi permasalahan ini.

Soal lambatnya kecepatan internet di Indonesia ini bakal menjadi pekerjaan rumah bagi menkominfo kabinet Jokowi-JK. Laporan terbaru Akamai menyebutkan, Indonesia hanya menempati peringkat ke-101 di dunia dengan kecepatan internet rata-rata sebesar 2,5 Mbps.



Jumat, 09 Februari 2018

Februari 09, 2018

Online Nyaman, Anak Aman


Resiko :
  • Eksploitasi atas anak dalam berbagai bentuk, dari penipuan, hingga pelecehan seksual. Materi negatif lainnya semisal.
  • Terpapar berbagai konten yang tidak layak (pornografi, materi SARA,hasutan berbuat negatif, iklan merokok atau meminum minuman beralkohol, atau bahkan resep membuat materi berbahaya semisal racun, bahan peledak, dan sebagainya). 
  • Dengan semakin mudah dan semakin banyaknya file musik dan game yang bisa didownload, maka semakin tinggi pula resiko terkena serangan virus.
  • Tanpa disadari, beberapa aktifitas download berbagai materi dari Internet merupakan pencurian hak atas kekayaan intelektual (hak cipta).

Pencegahan :
  • Orang tua memegang peranan yang besar dalam mengajarkan perilaku berInternet yang sehat kepada anak. Baik kita sebagai orang tua maupun anak kita harus mempelajari dan memahami tentang berbagai resiko yang dihadapi ketika berkomunikasi dengan orang yang tak dikenal melalui Internet. 
  • Definisikan secara jelas dan gamblang Aturan Penggunaan Internet di rumah. Kemudian tulis dan pasang aturan tersebut di tempat yang dapat dibaca oleh semua anggota keluarga. 
  • Tegaskan untuk tidak mendownload materi yang secara nyata merupakan materi ilegal, bajakan atau melanggar hak cipta. 
  •  Tetaplah menjalin komunikasi yang baik dengan anak kita, berapapun usianya.  


Minggu, 28 Januari 2018

Januari 28, 2018

Catatan Untuk Remaja


Ingatlah, meskipun kejujuran adalah segalanya, tidak semua orang di Internet melakukan hal tersebut. Jadi, ketika kamu sedang menggunakan Internet atau chatting, berhati-hatilah.  

Janganlah mudah terpengaruh dengan data-data pribadi orang lain di Internet yang menarik perhatianmu. Di Internet banyak sekali orang iseng yang berpurapura menjadi orang lain, entah menjadi lebih muda/tua ataupun mengaku perempuan/lelaki hanya untuk bercanda dan menjahili orang lain, hingga untuk menjebak atau membuat malu orang lain.  

Waspadalah dengan siapapun yang ingin tahu terlalu banyak. Tidak ada satupun aturan di dunia yang mengharuskan kamu untuk bercerita jujur tentang jati diri kamu kepada orang lain di Internet. Simpanlah baik-baik informasi tentang nama kamu, usia, alamat rumah, alamat sekolah dan nomor telepon. Jangan pedulikan permintaan dari orang yang baru kamu kenal di Internet. Percayakan pada insting kamu, jika seseorang membuat kamu tidak nyaman, tinggalkan saja.  

Curahkan perasaanmu pada sahabatmu. Jika kamu berencana bertemu dengan seseorang yang kamu kenal di Internet, ajaklah sahabatmu atau orang yang kamu percaya untuk menemanimu. Mintalah juga agar orang yang akan kamu temui tersebut untuk mengajak temannya. Mungkin ini kedengarannya aneh, tetapi ini sesungguhnya adalah cara yang jitu untuk keamananmu.  

Pastikan agar sahabatmu di dunia nyata mengetahui apa yang tengah kamu pikirkan atau lakukan. Bahkan jika kamu ada masalah, baik terhadap keluarga, sekolah maupun pacar, ceritakanlah pada sahabat atau orang yang kamu percaya di kehidupan nyata, bukan yang hanya kamu kenal di  Internet. Bercerita kepada sahabatmu di kehidupan nyata jauh lebih baik dan lebih terpercaya daripada seseorang asing yang kamu kenal di sebuah chat room.  

Jika kamu menerima kiriman e-mail, file ataupun gambar-gambar yang isinya mencurigakan dari seseorang yang kamu tidak kenal dan kamu tidak percaya, langsung hapus saja kiriman-kiriman tersebut. Perlakukan kiriman tersebut seperti layaknya sebuah e-mail sampah.  

Kamu bisa mendapatkan rugi yang besar hanya gara-gara mempercayai seseorang yang sama sekali belum pernah kamu temui atau kenali. Hal tersebut juga berlaku pada link atau URL yang tampak mencurigakan. Janganlah kamu meng-klik apapun yang tidak kamu yakini sumbernya dan keamanannya, walaupun dengan alasan sekedar ingin mencari jawab atas rasa keingin-tahuanmu.  

Rabu, 27 Desember 2017

Desember 27, 2017

Lindungi Privasi Sejak Dini


  • Pasang software Firewall. Software ini akan melindungi komputer dari hacker atau orang jahat yang ingin menerobos masuk melalui Internet dan mengacak acak privasi. 
  • Selalu lakukan update seluruh software,secara rutin. Ini untuk mencegah adanya pihak yang memanfaatkan kelemahan pada suatu software untuk merusak komputer.
  • Gunakan software antivirus yang terkini, dan selalu di update secara rutin. Antivirus akan membantu kita melindung komputer dari serangan worm dan virus.
  • Cari tahu dan pelajari berbagai jenis/fitur software parental yang tersedia, sehingga apabila diperlukan dapat dipasang di komputer.
  • Lindungi diri anda dari kemungkinan berbagai penipuan bisnis melalui Internet, baik yang ditawarkan melalui e-mail, situs Internet ataupun chatroom.
  • Waspadalah terhadap e-mail spam (sampah) ataupun phising (penipuan)
  • Jangan sembarang mendownload dan menginstal software dari Internet, karena bisa saja didalamnya disusupi software jahat untuk mencuri data hingga merusak komputer.
      
      
     
Desember 27, 2017

Internet dan Keluarga


Pertama, jika di rumah kita ada anak di bawah umur, gunakan Internet bersama dengan anggota keluarga lain yang lebih dewasa. Tempatkan komputer di ruang keluarga atau di tempat yang mudah diawasi oleh kita. Jika diperlukan, berilah penjadwalan / pembatasan waktu untuk anak dalam menggunakan Internet.  

Kedua, pelajarilah sarana komunikasi dan kandungan informasi yang ditawarkan oleh Internet, secara bersama dengan anggota keluarga yang lain. Ajukanlah pertanyaan kepada mereka. Dengan banyak bertanya, kita bisa menggali sejauh mana mereka memahami Internet, juga tentang cara menggali informasi yang bermanfaat, sekaligus menjauhi informasi yang negatif.  

Ketiga, berikan pengertian kepada seluruh anggota keluarga untuk tidak menanggapi / menjawab setiap e-mail ataupun private chat dari orang yang tak dikenal, termasuk tidak membuka file kiriman (attachment) dari siapapun dan dalam bentuk apapun.  

Keempat, pertegaslah kepada siapapun yang menggunakan Internet di rumah kita untuk tidak memberikan data pribadi/keluarga, alamat rumah/sekolah, nomor telepon, tanggal lahir, password dan data diri lainnya kepada orang yang tak dikenal, ataupun saat mengisi informasi data diri di situs
personal, blog ataupun situs lainnya di Internet semisal kaskus.co.id atau jalantikus.com

Kelima, mintalah kepada anak di bawah umur untuk segera meninggalkan situs yang tidak pantas atau yang membuat mereka tidak nyaman, baik disengaja ataupun tidak sengaja terbuka. Bujuklah agar mereka terbiasa bercerita kepada kita tentang segala sesuatu yang mereka temui di Internet.

Keenam, tegaskan kepada anak maupun remaja di rumah kita untuk tidak gegabah merencanakan pertemuan langsung (face-to-face) engan seseorang yang baru mereka kenal di Internet. Jika memang mereka bersikeras untuk tetap bertemu, maka harus dipastikan ada orang dewasa yang menemani dan pertemuannya harus berlangsung di tempat umum/ publik.  

Selasa, 26 Desember 2017

Desember 26, 2017

Meski beda, Internet tetap punya aturan


Meski berbeda dengan media informasi lainnya, internet memiliki aturan “baku” yang sesungguhnya efektif untuk memimalisir perilaku negatif. Sebagai sebuah media informasi, internet tidaklah lebih dari sebuah sarana, layaknya sebuah jalan raya besar. Dimana di dalam jalan raya tersebut tersebar atau tersedia jutaan informasi dari berbagai penjuru dunia. Bila kita tidak pintar memilah dan memilih informasi, bukan tidak mungkin kita, keluarga khususnya anak-anak akan terjerumus ke perbuatan yang melanggar aturan.

Internet sebagai media informasi tidaklah terbebas dari aturan meski penerapan sedikit berbeda. Bila kita cermati, terdapat 2 (dua) hal pada saat kita membahas hukum atau aturan di bidang internet yakni infrastruktur dan konten (materi). Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan di bidang infrastuktur, yakni peraturan hukum tentang telekomunikasi dan penyiaran serta ketentuan tentang frekuensi radio dan orbit satelit


Sementara itu pada bagian konten (materi),pemerintah telah mengeluarkan banyak peraturan yang berhubungan dengan pemanfaatan internet sebagai media informasi antara lain ketentuan tentang Perlindungan Konsumen, perbankan, asuransi, hak kekayaan intelektual, pokok pers, ketentuan pidana dan Perdata (kata kuncinya adalah ”informasi”).  


Meski berbeda internet ternyata ”tunduk” pada ketentuan hukum yang sudah ada (di dunia nyata). Tidak satu ruangpun di internet yang bebas dari aturan hukum. Kita ambil contoh, misalkan konten (materi) pornografi. Mereka yang di duga memiliki dan atau mengelola situs porno dapat dikenakan ketentuan mengenai pidana. Selain itu, misalkan kita melakukan jual beli tentunya kita tunduk pada ketentuan perdata yang berhubungan dengan jual beli.


Contoh lainnya adalah, kegiatan transaksi di internet biasanya menggunakan internet banking. Saat ini Bank Indonesia juga telah mengeluarkan kebijakan perbankan sehubungan dengan perkembangan teknologi (internet).


Melihat beberapa contoh tersebut, tentunya semakin menjelaskan kepada pembaca sekalian bahwa internet yang selama ini dikenal seolah tanpa nilai (aturan), ternyata memiliki banyak ”kesamaan” dalam hal penerapan hukum. Mudah-mudahan sedikit informasi ini, dapat memberikan keyakinan pada kita dalam mengarahkan anak-anak kita menjadi lebih bijak dalam memanfaatkan internet. Meski berbeda, internet punya aturan lho.....